Kamis, 12 Juli 2012

 MEMBINA SISWA MENJADI PENGUSAHA.

Aku ingin tetap eksis membina siswa Entrepreneur di SMKN 4 Jember betapapun sulit setidak-tidaknya saya sudah dan akan tetap membimbing dan memotivasi mereka untuk mandiri. Tahun 2012 kelihatan anak-anak sudah begitu terbiasa dengan kegiatan ini, kelihatan omset mereka semakin banyak dibanding dengan tahun tahun sebelumnya. Datanya sebagai berikut :
 
Siswa Entrepreneur Unggulan dari seluruh kelas X SMKN 4 tahun 2011/2012.
(1). Rosda Fitria X KU2, (2). Dewi Ratna Sari X KU1, (3). Siti Kholifah X TN2, (4). Karisma Sekarwangi X TN1, (5). Kurnia Adha Dewi X KU2, (6). Endah Putri Rahayu X KU1, (7). Irma Sulistyowati X AP2,
(8). Dinda Rizki R X KU1,( )9. Tika Lestari X TN2, (10) Angga Widya X TN1, (11). Antika Dwi Lestari X KU2, (12). Homisyatul Lely Ros X TN1, (13). Santik...a Wulandari X KU2, (14) Asri Puspita M X KU1, (15). Dewi Cahyani Kurniasari X KU1, (16). Trisda Desandra (Emil) X MM,
(17). Intishar Mareta X TN1, (18). Adi Riskiyas Danang X TN1, (19). Hasibatus Softy X KU1, (20). M Faris X TN1, (21) Siti Nurfadillah XTN2.

Omset mereka selama 5 bulan terendah 2 juta rupian tertinggi 7 juta dengan keuntungan terendah43 ribu tertinggi 329 ribu rupiah. Lakukan lebih bersungguh-sungguh dan gunakan fokus fikiran untuk menjadi lebih maju lebih maju. Hal kecil yang sudah kalian lakukan ini merupakan awal kesuksesan anda.
Lihat Selengkapnya
 
DEYANG ALUMNI SISWA RNTREPRENEUR.
 
Deyang adalah salah satu cewek alumni Program keahlian Akuntansi tahun 2011,.Ketika masih aktif sekolah di SMKN 4 melakoni kegiatan siswa entrepreneur, urusan bayar SPP dan kebutuhan lain masalah kecil baginya karena keuntungan dagangnya waktu itu lebih dari Rp 300.000 perbulan rutin. Kini Deyang bekerja di suatu Bank di Jember setelah sebelumnya berdagang keliling. Selamat ya Deyang semoga sukses dan menginspirasi bagi adik kalian di SMKN 4 Jember.

Minggu, 01 Juli 2012

MODAL OPERASIONAL SEKOLAH.
 
Seorang teman, pedagang ikan bertanya "Untuk apa bayar daftar ulang disekolah itu" Jawab saya untuk bayar SPP bulan Juli, uang OSIS, Uang Pramuka, cicilan Ujian, cicilan Prakerin, uang alat praktek (kelas X - XII) dan uang pengembangan atau pembangunan sekolah dan untuk seragam bagi yang kelas X atau kelas 1 baru. Pada dasarnya uang itu untuk modal operasional sekolah yang kembali untuk melayani kebutuhan siswa.
KOPERASI SEKOLAH TIDUR NYENYAK.

Tim kopsis SMKN 4 Jember kurang lebih 10 orang sedang latihan dan siap-siap mau ikut lomba Koperasi di Jombang. Saat ini Koperasi sekolah banyak yang nyenyak tidur, jadikan moment ini untuk bangun dan berlari. Salah satunya karena terlalu sibuknya kegiatan siswa (siswa aktif) dan kurang berperannya siswa non aktif, jadinya yang sibuk ya siswa itu-itu saja. Kedua adanya proteksi dari guru tertentu sehingga siswa enggan berkegiatan atau meninggalkan pelajaran dikelasnya untuk mengurus koperasinya. Padahal praktek itu sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa disaat sekarang maupun nanti.

Sabtu, 30 Juni 2012

PROFIL SISWA PATUT DIACUNGI JEMPOL.
 
Seorang siswa kelas X PM SMKN 4 Jbr berinisial Fq,adalah dari keluarga tidak mampu, Biaya sekolahnya dapat BKM serta dibantu oleh guru SMP nya, dia sendiri juga berjuang keras dengan melakukan tugas wirausaha bermitra dengan Teaching Factory, menjual mie goreng dan gorengan disekolah keuntungannya sebagian ditabung ke Kaprokli dan untuk keperluan kesehariannya, Kalau lagi libur membantu saudara yang berjualan bakso. Salut pada siswa ini SEMANGAT, KERJA KERAS, KEMANDIRIAN patut diacungi jempol, walau orang lain membantu tetapi dia sendiri mau berusaha keras demi kemajuan diri sendiri tidak mau bergantung sepenuhnya pada orang lain.

Rabu, 27 Juni 2012

PILIHAN SENDIRI BELUM TENTU BENAR PILAHAN ORTU BELUM TENTU SALAH YANG PENTING ADA MINAT UNTUK SUKSES DARI DIRI SENDIRI
Seorang siswa tidak naik kelas padahal anak ini NEM SMP nya baik, tetapi setelah perjalanan setahun ternyata prestasinya kurang baik setelah ditanya wali kelas jawabnya "Saya tidak ingin sekolah disini saya tidak ingin sekolah, yang ingin sebetulnya adalah orang tuaku"
Sebetulnya anak ini tidak salah, ortu mungkin juga punya pertimbangan tertentu. Tetapi coba ikuti sepenggal kisahku ini
Dulu aku... tidak ada minat kuliah di IKIP karena tidak ingin jadi guru, tetapi karena aku ingin membahagiakan orang tuaku, maka kujalani juga sampai lulus. Ketika lulus aku tidak mau jadi guru, aku bekerja di Perhutani, sisi-2 yang tidak kusuka kuubah menjadi suka, rupanya nasib menuntunku lain akhirnya aku jadi guru, pernah menjadi guru teladan, dan sekarang menjadi kepala sekolah. Intinya pendapat diri sendiri belum tentu benar, pendapat ortu belum tentu salah, kalau ada tekat yang kuat untuk sukses jalan manapun yang ditempuh insya Allah SUKSES.

Selasa, 26 Juni 2012

BERPRESTASI ATAU TIDAK TERGANTUNG PADA DIRI SENDIRI

Orang tua calon siswa mengatakan padaku, "pak anak saya tidak mau sekolah kalau tidak diterima di sekolah tertentu dimana dia mendaftar disitu". Saya jawab "anak harus dimotivasi tetap sekolah dan jangan memaksakan kehendak, harus realistis dan sportif, dimanapun sekolahnya sejatinya sama, tergantung anak itu sendiri untuk dapat berprestasi atau tidak".