Bapak Menteri Pendidikan Bambang Sudibyo mengunjungi stand Pameran SMK Negeri 1 Jember di Bandara Noto Hadi Negoro Jember. Pada kesempatan itu beliau akan meresmikan Beberapa Gedung sekolah di Jember. Perjalanan menuju Jember menumpang Helikopter milik angkatan udara dari Malang. Sengaja dipersiapkan oleh dinas pendidikan kab Jember, penyambutan dengan pameran kemajuan pendidikan di Jember yang diwakili oleh 4 sekolah bertaraf Internasional di Jember, TK, SD, SLB, Paud, Kelompok Belajar, Pemberantasan Buta aksara teladan, di Bandara itu. Beliau menghampiri semua stand dan menikmati acara itu. SMK negeri 1 Jember berkesampatan berbincang santai dalam waktu yang cukup lama ketika bapak menteri wawancara di Stand SMK Negeri 1 Jember. Rupanya Bapak Bupati tertarik dengan Poster BBJ hasil karya (design) siswa Multimedia yang kita pamerkan disitu. Begitulah akhirnya SMK Negeri 1 Jember mendapat kesempatan untuk ikut rapat kepanitiaan BBJ dan memberikan ide tentang BBJ kepada Infokom. Salah satu design brosur tentang BBJ adalah hasil karya dari SMK Negeri 1 Jember, yang sedianya akan dibagikan di Bandara Ngurahrai atau travel-travel di Bali oleh siswa Program Keahlian Usaha Jasa Pariwisata (UJP ) bekerja sama dengan infokom dalam rangka mendatangkan turis manca negara.
Perhelatan akbar Bulan Berkunjung Ke Jember 2008 menguntungkan SMK Negeri 1 Jember. Pertama kami di libatkan untuk berperan aktif memberi masukan berupa ide untuk suksesnya BBJ. Kedua kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kab Jember dipercaya untuk membuat PIN BBJ untuk guru-guru dan Pegawai Dinas pendidikan sebanyak 15000 buah PIN. Wow Pesanan yang cukup lumayan bagi Factory teaching di SMK Negeri 1 Jember.Ketiga SMK Neg 1 Jember dapat titip nama di PIN Itu untuk Promosi Kepada masyarakat
Minggu, 27 Juli 2008
Rabu, 23 Juli 2008
Saya pernah satu kali mengikuti rapat persiapan BBJ 2008 di Lobi PEMDA Jember, bahwa betapa besar keinginan Bapak Bupati untuk membuat event ini sebagai event dunia.. Antara lain akan memasang baliho Promosi di bandara cengkareng dan memasang sosialisasi BBJ di buku/ majalah milik Penerbangan Garuda Indonesia Airways di penerbangan domestik maupun luar negeri. Ini adalah satu bukti bahwa BBJ bukan perayaan Agustusan biasa tetapi Luuuuar Biasa.
Dalam Kegiatan BBJ 2008 nanti ada kurang lebih delapan belas mata lomba disini sebagai ajang prestasi dan rekreasi, pameran usaha dan seminar sebagai ajang promosi dan investasi, ada pengerahan keikut sertaan masyarakat sebagai geliat ekonomi masyarakat. Semua acara itu akan digelar sebulan penuh di bulan Agustus 2008, didukung oleh seluruh masyarakat jember dan kabupaten sekitar serta partisipan sendiri . Silahkan datang ke Jember nikmati pesona budaya, alam dan gegap gempitanya. Jadikan BBJ sebagai moment untuk merajut mimpi indah masa depan anda.
Dalam Kegiatan BBJ 2008 nanti ada kurang lebih delapan belas mata lomba disini sebagai ajang prestasi dan rekreasi, pameran usaha dan seminar sebagai ajang promosi dan investasi, ada pengerahan keikut sertaan masyarakat sebagai geliat ekonomi masyarakat. Semua acara itu akan digelar sebulan penuh di bulan Agustus 2008, didukung oleh seluruh masyarakat jember dan kabupaten sekitar serta partisipan sendiri . Silahkan datang ke Jember nikmati pesona budaya, alam dan gegap gempitanya. Jadikan BBJ sebagai moment untuk merajut mimpi indah masa depan anda.
Sabtu, 21 Juni 2008
Kabupaten JEMBER adalah suatu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Timur bagian timur. Kabupaten Jember berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang.
Untuk memajukan dan memperkenalkan Jember secara Nasional maupun Internasional, Bapak Bupati MZA DJALAL mengadakan event tahunan yang dikenal dengan nama BULAN BERKUNJUNG KE JEMBER (BBJ). Tahun 2008 ini adalah tahun kedua pelaksanaan BBJ dengan kemasan lebih baik dibanding dengan BBJ tahun 2007 lalu.
BBJ dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus sebulan penuh adalah ajang kreasi, inovasi dan prestasi anak-anak bangsa. Banyak potensi sumberdaya ekonomi yang ingin dikembangkan, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Negara RI
Datang dan saksikan itu semua di Jember karena Jember adalah mimpi indah dimasa depan. Acara khas Jember yang sudah mendunia adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) dan acara lain para layang, lomba layang-layang dan banyak lagi yang bersifat nasional maupun lokal.
Untuk memajukan dan memperkenalkan Jember secara Nasional maupun Internasional, Bapak Bupati MZA DJALAL mengadakan event tahunan yang dikenal dengan nama BULAN BERKUNJUNG KE JEMBER (BBJ). Tahun 2008 ini adalah tahun kedua pelaksanaan BBJ dengan kemasan lebih baik dibanding dengan BBJ tahun 2007 lalu.
BBJ dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus sebulan penuh adalah ajang kreasi, inovasi dan prestasi anak-anak bangsa. Banyak potensi sumberdaya ekonomi yang ingin dikembangkan, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Negara RI
Datang dan saksikan itu semua di Jember karena Jember adalah mimpi indah dimasa depan. Acara khas Jember yang sudah mendunia adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) dan acara lain para layang, lomba layang-layang dan banyak lagi yang bersifat nasional maupun lokal.
Minggu, 08 Juni 2008
SEDANG KAMI COBA
Dengan pengalaman pernah belajar disekolah mulai SMP sampai Perguruan Tinggi dan kursus Bahasa Inggrispun pernah dilakukan tetapi mengapa belum juga bisa berkomunikasi lancar dalam bahasa Inggris. Kami berfikir karena tidak ada komunitas berbicara bahasa Inggris, karena tidak ada keterpaksaan dalam berbahasa Inggris. Teman saya pernah belajar atau magang di Australia 3 sampai 6 bulan sudah lancar berbahasa Inggris karena lingkungan secara tidaak langsung memaksa mereka untuk itu. Saya orang jawa bisa berbahasa madura karena lingkungan tempat tinggal saya kebetulan banyak berbahasa madura, saya tidak bertempat tinggal di Madura dan sekarang saya bisa karena lingkungan memaksa.
Berpijak dari pemikiran diatas maka kami berempat dengan teman tanggal 30 Mei 2008 sepakat membentuk English Community yang isinya kami ingin membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan murah. Pada pertemuan pertama kami berdiskusi masalah umum full bahasa Inggris selama 1 jam, sambil minum kopi dan merokok telah berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Hal ini karena dua diantara kami sudah lumayan lancar bahasa Inggrisnya, dua yang lain masih harus banyak menambah vocab nya supaya lancar.
Dengan pengalaman pernah belajar disekolah mulai SMP sampai Perguruan Tinggi dan kursus Bahasa Inggrispun pernah dilakukan tetapi mengapa belum juga bisa berkomunikasi lancar dalam bahasa Inggris. Kami berfikir karena tidak ada komunitas berbicara bahasa Inggris, karena tidak ada keterpaksaan dalam berbahasa Inggris. Teman saya pernah belajar atau magang di Australia 3 sampai 6 bulan sudah lancar berbahasa Inggris karena lingkungan secara tidaak langsung memaksa mereka untuk itu. Saya orang jawa bisa berbahasa madura karena lingkungan tempat tinggal saya kebetulan banyak berbahasa madura, saya tidak bertempat tinggal di Madura dan sekarang saya bisa karena lingkungan memaksa.
Berpijak dari pemikiran diatas maka kami berempat dengan teman tanggal 30 Mei 2008 sepakat membentuk English Community yang isinya kami ingin membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan murah. Pada pertemuan pertama kami berdiskusi masalah umum full bahasa Inggris selama 1 jam, sambil minum kopi dan merokok telah berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Hal ini karena dua diantara kami sudah lumayan lancar bahasa Inggrisnya, dua yang lain masih harus banyak menambah vocab nya supaya lancar.
MEMBIASAKAN DIRI KAITANNYA DENGAN SERTIFIKASI GURU
Kalau para guru sudah terbiasa rutin mengerjakan porto folio mengajarnya dan administrasi data kepegawaiannya dengan baik, sebetulnya kapanpun disertifikasi tidak masalah. Tetapi karena kebanyakan guru tidak demikian sehingga harus terbata-bata menyiapkan bukti-bukti fisik ketika akan di sertifikasi. Dalam kegiatan Manajemen Mutu ISO disarankan atau kalau perlu diwajibkan, orang membiasakan menulis setiap apa yang dikerjakan, dan mengerjakan apa yang sudah di tulis. Masalahnya adalah MEMBIASAKAN DIRI itulah yang ternyata tidak gampang. Seandainya guru punya fail yang lengkap maka gampang ketika menuliskan data base Kepegawaian untuk memperoleh NUPTK.
Kasus yang terjadi di Jember tahun 2008 hanya mempunyai kuota 713 orang untuk bisa mengikuti sertifikasi. Menurut Pak Achmad Sudiono kepala Dinas Pendidikan Jember pada kesempatan sosialisasi di Aula Dinas Pendidikan Kab Jember rabu 4 juni 2008 ” karena nuptk nya tidak muncul, mengapa tidak muncul menurut beliau kemungkinan kesalahan pertama dari guru itu sendiri tidak lengkap atau kurang teliti sehingga salah, mengisi data base ”. Kemungkinan kedua menurut saya uman erorr petugas dinas pendidikan Jember, Surabaya atau Jakarta terlambat mengentri atau salah entry karena terlalu banyak beban kerja.
Masih di Jember juga, guru yang sudah dinyatakan lulus sertifikasi 2007 pernah diumumkan lewat Internet, itupun masih belum ada tindak lanjut kok, ada kabar selentingan juga bermasalah nuptk dan sertifikat lulus sertifikasi Yang jelas guru harus sabar dan tetap semangat mengajar sambil menunggu giliran, Insya Allah datang juga karena Dinas Pendidikan pasti juga berusaha keras sampai tuntas.
Kalau para guru sudah terbiasa rutin mengerjakan porto folio mengajarnya dan administrasi data kepegawaiannya dengan baik, sebetulnya kapanpun disertifikasi tidak masalah. Tetapi karena kebanyakan guru tidak demikian sehingga harus terbata-bata menyiapkan bukti-bukti fisik ketika akan di sertifikasi. Dalam kegiatan Manajemen Mutu ISO disarankan atau kalau perlu diwajibkan, orang membiasakan menulis setiap apa yang dikerjakan, dan mengerjakan apa yang sudah di tulis. Masalahnya adalah MEMBIASAKAN DIRI itulah yang ternyata tidak gampang. Seandainya guru punya fail yang lengkap maka gampang ketika menuliskan data base Kepegawaian untuk memperoleh NUPTK.
Kasus yang terjadi di Jember tahun 2008 hanya mempunyai kuota 713 orang untuk bisa mengikuti sertifikasi. Menurut Pak Achmad Sudiono kepala Dinas Pendidikan Jember pada kesempatan sosialisasi di Aula Dinas Pendidikan Kab Jember rabu 4 juni 2008 ” karena nuptk nya tidak muncul, mengapa tidak muncul menurut beliau kemungkinan kesalahan pertama dari guru itu sendiri tidak lengkap atau kurang teliti sehingga salah, mengisi data base ”. Kemungkinan kedua menurut saya uman erorr petugas dinas pendidikan Jember, Surabaya atau Jakarta terlambat mengentri atau salah entry karena terlalu banyak beban kerja.
Masih di Jember juga, guru yang sudah dinyatakan lulus sertifikasi 2007 pernah diumumkan lewat Internet, itupun masih belum ada tindak lanjut kok, ada kabar selentingan juga bermasalah nuptk dan sertifikat lulus sertifikasi Yang jelas guru harus sabar dan tetap semangat mengajar sambil menunggu giliran, Insya Allah datang juga karena Dinas Pendidikan pasti juga berusaha keras sampai tuntas.
SERIUS DAN JANGAN MENYERAH MENANGANI PENDIDIKAN.
Pak Djalal bupati Jember seperti ditulis Tabloit Talenta edisi Mei 2008 mengatakan ”Kalau kita ingin maju, kita ingin kaya, hidup kita baik, ingin bahagia dunia akhirat kuncinya adalah Pendidikan”. Dan pernyataan seperti itu tidak dibantah oleh banyak orang. Bahkan Pedana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad membangun negara dimasa pemerintahannya juga demikian dan berhasil. Bagaimana dengan Negara kita, keinginan yang kita damba-dambakan seperti semakin menjauh. Kita ingin adil dan makmur, apa yang kita rasakan sekarang, biaya penghidupan semakin melambung sementara penghasilan masarakat tidak bertambah. Mengapa pendidikan belum mampu mengubah penghidupan di Indonesia menjadi lebih baik. Menurut saya karena kita kurang serius menggarap pendidikan ini. Sebagian besar Guru kurang serius, Sebagian Pejabat pemerintah kurang serius, sebagian besar murid kurang serius, sebagian besar orang tua kurang serius, sebagian besar masyarakat kurang serius dalam menangani pendidikan. Memang sebagian kecil ingin idealis dan serius menangani pendidikan tetapi kalah power sehingga terkontaminasi dengan yang tidak serius, akhirnya luntur juga idealismenya. Tidak boleh menyerah itulah kata yang harus diucapkan untuk mengobarkan semangat diri sendiri. Seluruh penduduk negeri hendaknya bertekat memulai dari diri sendiri betapapun kecil hasilnya masih lebih berarti dari pada tidak berbuat sama sekali.
Pak Djalal bupati Jember seperti ditulis Tabloit Talenta edisi Mei 2008 mengatakan ”Kalau kita ingin maju, kita ingin kaya, hidup kita baik, ingin bahagia dunia akhirat kuncinya adalah Pendidikan”. Dan pernyataan seperti itu tidak dibantah oleh banyak orang. Bahkan Pedana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad membangun negara dimasa pemerintahannya juga demikian dan berhasil. Bagaimana dengan Negara kita, keinginan yang kita damba-dambakan seperti semakin menjauh. Kita ingin adil dan makmur, apa yang kita rasakan sekarang, biaya penghidupan semakin melambung sementara penghasilan masarakat tidak bertambah. Mengapa pendidikan belum mampu mengubah penghidupan di Indonesia menjadi lebih baik. Menurut saya karena kita kurang serius menggarap pendidikan ini. Sebagian besar Guru kurang serius, Sebagian Pejabat pemerintah kurang serius, sebagian besar murid kurang serius, sebagian besar orang tua kurang serius, sebagian besar masyarakat kurang serius dalam menangani pendidikan. Memang sebagian kecil ingin idealis dan serius menangani pendidikan tetapi kalah power sehingga terkontaminasi dengan yang tidak serius, akhirnya luntur juga idealismenya. Tidak boleh menyerah itulah kata yang harus diucapkan untuk mengobarkan semangat diri sendiri. Seluruh penduduk negeri hendaknya bertekat memulai dari diri sendiri betapapun kecil hasilnya masih lebih berarti dari pada tidak berbuat sama sekali.
Minggu, 25 Mei 2008
Wimar Witular persfektif selasa malam 20 mei 2008 di suatu stasion TV mengatakan bahwa "Buta aksara di Indonesia masih cukup banyak dan ini membuat wajah Indonesia dimata dunia kurang bagus. Dalam Hal ini Indonesia menduduki rang 62 dari 106 negara di dunia" Selamat kepada Kabupaten Jember, sudah dinyatakan bebas buta huruf oleh Bapak Bupati Kab. Jember, mudah-mudahn data yang diajukan kepada bapak Bupati itu benar, saya sebagai penduduk Jember ikut bangga.
Wimar juga mengatakan kalau di Amerika orang yang buta teknologi Informasi juga termasuk wajah memalukan negara. Padahal di Indonesia buta baca tulis saja secara nasional belum tuntas. Apa lagi Teknologi Informasi, masih banyak orang yang Gaptek (gagap teknologi) atau buta teknologi. Perkiraan saya Guru, kepala sekolah, siswa masih banyak yang membuat dan mengelola e-mail, blog saja atau menggunakan internet saja belum Familier. Masih banyak yang harus ditingkat di dunia pendidikan agar wajah Indonesia menjadi lebih cantik dimata dunia.
Di Jember orang bisa main internet gratis di seputar alon-alon karena oleh Telkom di area itu sudah di pasang hotspot, masalahnya sudahkah masyarakat memanfaatkannya.
Wimar juga mengatakan kalau di Amerika orang yang buta teknologi Informasi juga termasuk wajah memalukan negara. Padahal di Indonesia buta baca tulis saja secara nasional belum tuntas. Apa lagi Teknologi Informasi, masih banyak orang yang Gaptek (gagap teknologi) atau buta teknologi. Perkiraan saya Guru, kepala sekolah, siswa masih banyak yang membuat dan mengelola e-mail, blog saja atau menggunakan internet saja belum Familier. Masih banyak yang harus ditingkat di dunia pendidikan agar wajah Indonesia menjadi lebih cantik dimata dunia.
Di Jember orang bisa main internet gratis di seputar alon-alon karena oleh Telkom di area itu sudah di pasang hotspot, masalahnya sudahkah masyarakat memanfaatkannya.
Langganan:
Komentar (Atom)
