Jumat, 02 Agustus 2013

Masuk Perguruan Tinggi Negeri lewat jalur mandiri harus siap-siap duit lebih banyak, sebab SPPnya dua atau tiga kali lipat dari SPP mahasiswa yang masuk lewat jalu reguler. Karena itu yang sekarang kelas XII mulai dari awal tahun ajaran baru begini (1) siapkan diri dengan berbagai prestasi kejuaraan juara satu, Ketua OSIS, Prestasi akademis di kelasnya raportnya konsisten grafiknya menaik, biar dapat masuk lewat jalur bidik misi,ini kuliahnya gratis sampai lulus (2) ikutlah bimbel di lembaga bimbel yang profesional dan muridnya tidak terlalu banyak dan pastikan anda bisa mengikuti pelajaran dengan baik sehingga rapotnya konsisten baik, ikut tes ujian masuk lewat jalur reguler, bila diterima SPPnya relatif murah (3) Belajar bersungguh ikut tes lewat jalur mandiri, kalau diterima SPPnya 2-3 lipat dari jalur reguler tidak ada tawar menawar dan harus tunai, besarannya tergantung Fakultasnya dan Program Studinya ada yang 4 juta - 15 juta bahkan ada yang lebih dari itu, bagi yang profesinya petani bisa nego bagi yang PNS harga mati. Contoh Fakultas Sastra jurusan PSTF untuk PNS dipatok 5 juta rupiah per semester. ILMU ITU MEMANG MAHAL DAN HARGANYA SEMAKIN NAIK SETIAP TAHUNNYA, SAYANG PENGHASILAN ORANG TUA TIDAK SELALU NAIK. Tinggal pilih mau kuliah apa tidak, kalau tidak cari kerja saja.
Seamolec Indonesia punya program kerjasama antara sekolah Indonesia dengan sekolah di Asia atau Asean dibidang kurikulum. Kegiatan awal sosialisasi di ITS 26-7-2013, selanjutnya nanti akan mengirim satu guru expert ke Luar Negeri dibiayai Seamolec plus satu siswa yang bisa IT dan Bahasa Inggris selama satu bulan transportnya ditanggung sekolah yang mengirim. Kemudian di Jember mengadakan workshop yang sama dengan yang diluar negeri tetapi dengan sekolah-sekolah di Jember. Sebelum itu sekolah harus mengirim dua guru calon expert ke VEDC Malang.
Tanggal 1 sampai Agustus 2013 SMKN 4 Jember mengirim dua guru ke VEDC malang yakni Pak Abd. Muis, S.Pd MM (guru BP) dan ibu Sulatifah, S.Pd.(guru bahasa Inggris) untuk mengikuti kegiatan workshop guru expert yang akan dikirim ke Laos dan penyelenggara workshop di Jember dengan sekolah-sekolah Jember.

Rabu, 24 Juli 2013

Kemarin pagi Senin 22 Juli 2013 jam 09.30 Saya dan pak Muis mengantar 11 anak ke sekretriatnya BerbagiHappy untuk belajar Entrepreneur secara praktek detail mulai dari merancang, membeli bahan di pasar, memasaknya, memasukkan ke Cup atau menyajikan, mengantar ke pemesan, menghitung harga pokok, harga jual, pokoknya komplit A-Z tentang ES TELER. Instrukturnya praktisi muda pedagang es teler bernama mas Nuri dari ambulu, makasih ya mas sudah berbagi dengan anak-anak kami dari SMKN 4 Jember. Harapannya ilmunya bermanfaat bagi mereka sendiri dan dapat ditularkan kepada anak-anak lain disekolah ataupun diluar sekolah. 
Siangnya pulang seminar saya jemput mereka untuk mengambil sepeda motor disekolah sambil mampir kepasar tanjung beli bahan untuk es teler. kemudian balik lagi ke dapur Berbagi Happy. Kesan mereka senang sekali mengikuti kegiatan ini, capek tidak terasa sampai hampir waktunya berbuka mengantar es ke pemesan,
Tanggal 23 juli setelah kegiatan pondok romadhon disekeolah anak itu kembali ke BerbagiHappy membuat 127 cup untuk diantar ke pondok sesuai pesan pembeli. selama dua hari mereka sudah membuat 200 cup dari 500 cup yang dipesan pembeli via on line. Berarti masih kurang 300 cup lagi yang harus diselesaikan sampai hari jum'at nanti.

Selasa, 23 Juli 2013

VEDC MALANG, Awalnya berat akan kujalani, tetapi kemudian kucoba nikmati berlalunya hari demi hari. Menyusuri lorong jalan penghubung antar gedung, berdingin-dingin malam hari ke kantin, duduk konsentrasi dalam ruang diklat, menikmati celoteh teman dan instruktur, istirahat di barak kamar sepi, semua bak video realita kehidupan di enam hari, MENGENAL, MENGHAYATI, MENGAPLIKASI KURIKULUM TERKINI. Sukseslah anak-2 ku, jayalah Negeriku.
 
Alhamdulillah 7 hari di jadikan mie instan belajar kurikulum 2013, sudah selesai pagi tadi, pulang sampai rumah dengan selamat nebeng pak Prayit, di jemput Fendy dan Lina di SMKN 6 Jember di Tanggul terima kasih ya nak, so finaly sore ini berbuka puasa dirumah bareng keluarga. Liburannya dihabiskan di VEDC, besok sudah masuk kembali ke sekolah kerja kerja dan kerja lagi, siap-siap sosialisasi kur 2013 disekolah kepada guru, siswa dan orang tua siswa..
 
 
Jatuh bangun Indonesia mendongkrak mutu SDM nya. Salah satu jalan yang ditempuh adalah melalui pendidikan. Kurikulum setiap empat tahun dikembangkan, tetapi sampai sekarang belum menggembirakan hasilnya. Saat ini dicoba dengan kurikulum 2013 tujuannya menseimbangkan antara Karakter/perilaku, Pengetahuan dan ketrampilan. Apalah artinya orang pintar terampil bila aklaknya buruk, masih lumayan aklaknya baik tetapi kurang pandai dan kurang terampil, setidaknya masih gampang pengembangannya.
Sebetulnya resep ini sudah ada sejak dulu-dulu namun masalahnya adalah model atau metode pembelajarannya belum sepenuhnya mengarah kesana. Menurut saya Kurikulum 2013 tidak akan tercapai bila mindsed guru dalam mengajar, siswa dalam belajar, orang tua dan masyarakat tidak berubah maka hasilnya akan sama saja. Sekolah mendidik siswa hanya 8 jam, selebihnya 16 jam siswa ada dirumah atau dimasyarakat. Apa yang dilihat, apa yang dipikirkan, apa yang dilakukan ketika dirumah atau dimasyarakat sangat mempengaruhi terwujudnya tujuannya pendidikan. Semoga menginspirasi.

Jumat, 07 Juni 2013

Dua hari senin selasa sudah berlalu dengan lancar dan hasilnya baik, audit ekstern ISO SMKN 4 survailance tahun ketiga. Sikap teman-.teman yang siap, kooperatif dan Happy, menjadikan pekerjaan ini menjadi ringan. Terima kasih kepada teman-teman guru, TU serta para siswa atas segala partisipasi aktifnya.
SUNGGUH SUATU KERUGIAN BESAR, bagi orang muda yang tak punya ketrampilan. Atau punya ketrampilan tetapi tidak bisa menggunakannya. Kalian tahu bengkel onder stel roda mobil Adjie Nyoe Toe, di baratnya terminal tawang alon, insya Allah milik kakak beradik perantauan dari Tulungagung. Sang kakak jurusan mesin mengajak adiknya merantau ke Jember dengan modal ketrampilan. Sang adik jurusan listrik keduanya menjadi ahli betulkan roda mobil larisnya minta ampun. Kalau kesana harus antri sejak jam lima pagi, kalau tidak tidak kebagian tempat. Mengapa demikian ongkosnya murah, mutunya kerjanya baik.